Kamis, 01 Januari 2015

tahun baru

momentum, nampaknya setiap orang memang butuh momentum. sekedar menandai atau mengawali atau mungkin mengakhiri setiap apa yang baru dalam sesi hidupnya.

dan tahun baru lalu menjadi sesuatu yang dijadikan momentum bagi sebuah perubahan, hijrah dan segala resolusi hidup.

Minggu, 28 Desember 2014

...pulang...

Selalu biru, ketika tiba di bulan Desember. Mungkin karena itu bulan kelahiranku, mungkin juga tidak ada hubungannya sama sekali. Tapi, ketika Desember mulai menampakkan diri aku tahu sebentar lagi tahun akan segera berganti.

Seperti halnya berkenalan dengan seseorang, perubahan selalu membuatku berdebar. Ketidakpastian, pertanyaan, dan bermacam perbincangan ke dalam. 

Sebuah akhir.

http://ygtercecerdibenakku.blogspot.com/
 
Benarkah Desember mengingatkanku pada sebuah akhir? Padahal sejatinya setiap hari selalu mengenal akhir. Akhir hari, akhir malam, akhir waktu. Apa sebetulnya makna 'akhir'? Seperti waktu, ia relatif. Maka, sebagaimana halnya hidup, Desember hanyalah sesuatu yang semu. Bersamamu, mengisi hari-harimu, membantumu menemukan atau kehilangan sesuatu, lalu ... pergi.

Senin, 08 Desember 2014

Liputan JJS with Pustakawan Siswa (1) : Ada Apa di BAPUSIPDA?

Wisata ke Perpustakaan, kenapa tidak?


Sudah sejak bulan September, yakni ketika kegiatan Bulan Gemar Membaca dan Kunjung Perpustakaan digelar, anak binaan saya 'merengek' untuk diajak JJS (jalan-jalan seharian) ke perpustakaan Bandung, tepatnya BAPUSIPDA Prop. Jabar. Penyebabnya adalah : beberapa waktu sebelumnya perpustakaan kami kedatangan tim penilai dari Bapusipda Propinsi Jabar dalam rangka lomba perpustakaan. Dan beliau-beliau itu terkesan dengan adanya Pustakawan Siswa sehingga mengundang untuk berkunjung kesana.

Senin, 17 November 2014

Minum Obat dengan ALQUR'AN

Ketika hati menyimpan cerita luka, energy tersedot habis olehnya. Pikiran penat, wajah tidak nampak bagus (bayangkan wajah cantik yang tertekuk berlipat sepuluh), badan seakan habis memanggul berkarung-karung beras (emang pernah ya ngangkut  beras?). Ketika ada yang bertanya, jawabannya meninggi saja. Kasihan sang penanya, kena semprot teu pupuguh,  dan sesudahnya ada sesal dan perasaan bersalah. Tambah lagi deh masalah. Pokoknya parah!

Bacaan ‘Madre’ sedikit menghibur. Tapi selesai halaman terakhir, penat itu datang lagi.

Selasa, 11 November 2014

Menerbitkan Buletin Melalui Blog



Selain bertugas di Perpustakaan sekolah, saya membina anak-anak Pustakawan Siswa dan Tim Redaksi BASIK.   Pustakawan Siswa adalah organisasi siswa yang bergelut di bidang kepustakaan, sedangkan  BASIK yang merupakan kepanjangan dari Bacaan Siswa Kreatif dan Kritis adalah wadah bagi siswa yang menyukai bidang jurnalistik.

Pembinaan yang terjadwal sekali dalam seminggu. Ada kalanya anak-anak dari  2 kegiatan ekskul ini belajar dalam satu kelas. Mereka belajar, antara lain :

  • bagaimana memanfaatkan buku koleksi perpustakaan sekolah, 
  • cara menemukan buku sesuai klasifikasi, 
  • penelusuran katalog, hingga

Sabtu, 08 November 2014

PERSIB, Juara !

Akhirnya ...
Yang dinantikan selama 19 tahun, yang sangat dirindukan oleh para bobotoh dan warga Jawa Barat, terbayar sudah. Tadi malam, Tim Maung Bandung berhasil mengguncang emosi para pendukungnya dalam permainan cepat melawan Persipura. Melalui drama adu penalty, setelah perpanjangan waktu  2 x 15 menit dan skor  imbang 2-2, laga berakhir dengan hasil 7-5. Stadion Jakabaring Palembang, tempat laga final ISL itu digelar, riuh dengan sorak sorai dan tangis haru suporter fanatik Pangeran Biru. 
Persib menang! 
Persib juara!

Minggu, 26 Oktober 2014

Alhamdulillah .... Juara 1 JUMTEK se-Jawa Barat


Kita lanjut cerita keberangkatan Cici ikut Jumtek PMI di Pangandaran, yuk ...!

Minggu pagi sekitar pukul 8 waktu daerah Garut, Cici dan rombongan sudah berkumpul di markas PMI kabupaten. Beberapa anak yang masih duduk di bangku SD terlihat diantar ayah ibunya.

Barang bawaan berupa pakaian, alat makan, alat sholat, alat mandi yang dimasukkan dalam ransel, serta sleeping bag serta matras, sudah terlebih dulu dimasukkan ke dalm mobil lapangan dari Badan Penanggulangan Bencana. Jadi, peserta hanya membawa tas berisi makanan dan alat sholat saat naik bis.

Sabtu, 18 Oktober 2014

JUMTEK ...bukan Jutek!

Jumtek, bukan Jutek ...
Itu istilah buat kegiatan PMI (Palang Merah Indonesia). Kependekan dari Jumpa-Bakti-Gembira (Jumbara) dan Temu Karya. Jumbara adalah kegiatan semacam jambore pramuka.
Sampai sini pasti sudah terbayang sebuah kegiatan yang melibatkan banyak orang di sebuah lapangan lapang, dengan tenda peleton yang berjajar serta aneka kegiatan riuh rendah, selama sekian hari.

Ya ...!

Senin, 11 Agustus 2014

Sapatu Teteh Kaduruk Teu?

Penanggalan Hijriyah sudah menunjukkan angka 15. Artinya setengah bulan sudah kita tinggalkan hari lebaran. Masih di bulan Syawal, namun keriuhan silaturahmi keluarga, kekhidmatan sholat Ied di lapangan, kemacetan jalanan yang memanjang antara rumah tinggal dan tempat mudik, kepadatan lalu lintas angpau lebaran dengan lembaran 'jeger'nya (uang kertas baru biasanya masih licin, alias jeger dalam bahasa sunda,   itu adalah ciri khas salam tempel lebaran), perlahan sirna. Kembali pada rutinitas harian daerah perantauan. Ritme kerja, sekolah dan aneka kegiatan lain mulai kembali menggeliat.

Tidak berarti tak menyisakan apapun.

Pasar kembali tumpah ke jalanan. Tapi memang hanya pasar, sepertinya, yang di hari H lebaran masih saja tidak libur. Kepadatan jalur antar kota antar propinsi kembali normal. Pak polisi mulai meninggalkan pos operasinya, para jurnalis menggulung kabel dan meninggalkan jalanan yang selama sekian hari dia akrabi sebagai corong pemirsa yang mau mudik.

Senin, 14 Juli 2014

Semoga Allah Mengampuni Kejahiliyahan Kita

Apa kabar, kawan?
Membuka kembali halaman, baru tersadar kiranya lama sekali saya tak singgah di teras ini. Tempat tercurah apa yang mau dibagi, wadah kecil diantara sekian banyak wadah yang saya punya, untuk sekedar berbagi. Meski mungkin tak seberapa guna bagi kawan, ada banyak hal yang saya dapat. 

Ternyata sentuhan terakhir saya kemarin ada di tanggal 18 Mei 2014. Duhai ... kemana sajakah saya?
Padahal wasiat kakek dulu, menulislah setiap hari. Apa saja. Asalkan jangan lewatkan hari tanpa menulis.
Astaghfirullah ...

Hari ini saya datang. Banyak sekali yang terlewat bahkan terlupakan. Sejarah tentang perjalanan saya, anak-anak, rumah, kantor, Indonesia bahkan dunia.

Minggu, 18 Mei 2014

Mengenal TB-MDR

Meski sudah mengenal penyakit TB sejak lama, karena saya pernah terpapar oleh virus Mycobacterium Tuberculosis itu dulu, saya baru mengenal istilah TB-MDR baru-baru ini. Saya awalnya hanya tahu bahwa penyembuhan sakit TB memakan waktu lama dan harus konsisten. Itu saja.

Pernah juga menemukan beberapa pasien yang ternyata belum sembuh setelah minum obat selama 6 bulan. Konsekuensinya mereka harus menambah waktu minum obat. Waktu itu saya bersyukur, bahwa saya dinyatakan sembuh dan bebas dari penyakit menakutkan tersebut, setelah dokter (melalui foto rontgen dan tes darah) menyatakan paru-paru saya bersih. Karena itu sempat kaget, ada juga ya, yang memerlukan waktu penyembuhan lebih lama. 

Sabtu, 17 Mei 2014

ketika cicak pergi

"Ibuuuuu ...." itu jerit ketakutan Cici ketika terbirit-birit keluar dari kamar. Kenapa?
Bukan, bukan karena ada kecoa atau hantu pocong, melainkan .... seekor cicak!

sumber : lifestyle.kompasiana.com

Awalnya menggelikan ketika tahu Cici takut pada cicak. Masa sih sama cicak aja takut? Sama kecoa malah berani. Tapi, kita gak bisa memaksakan seseorang untuk berani atau takut pada sesuatu sesuai logika kita, kan? Saya malah sering tak habis pikir mengetahui Iko Uwais, aktor The Raid yang jagoan silat itu takut sama kerupuk! Atau Raffi Ahmad yang takut rambutan!

Senin, 12 Mei 2014

Sang Patriot : Saat Sejarah Melahirkan Spirit Pahlawan (Sebuah Review)

sumber: http://dialogikabook.wordpress.com/2014/03/28/

Judul : Sang Patriot : Sebuah Epos Kepahlawanan
Penulis : Irma Devita
Penyunting : Agus Hadiyono
Penerbit : Inti Dinamika Publisher, Jakarta
Cetakan : 1, Februari 2014
Tebal : xii,  266 hlm
ISBN : 978-602-14969-0-9


Ini kisah tentang perjuangan dan keteguhan, kesetiaan dan pengkhianatan, cinta dan pengorbanan,  Pada tanah air, pada keluarga, pada kebenaran, pada sebuah keyakinan. Diceritakan dengan sepenuh hati oleh penulisnya, Irma Devita, sebagai bentuk pemenuhan janji masa kecilnya kepada sang nenek, istri Sang Patriot.  Cinta, pengabdian, rasa kagum serta rasa hormat kepada kakek dan neneknya itulah kemudian yang melahirkan buku ini. Sebuah catatan sejarah yang tak hanya menyajikan data, sederet angka dan tahun, serta nama-nama yang tak bergerak. Membaca buku ini, kita diajak untuk menelusuri lorong waktu, menyaksikan sebuah perjalanan penting Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan.

Minggu, 04 Mei 2014

TB Bisa Disembuhkan

TB atau Tuberkulosis sekarang ini masih menjadi masalah kesehatan, tidak hanya di Indonesia, melainkan di dunia.Terdapat data fantastis yang mengabarkan seberapa besar penyakit itu menyerbu dan membuat banyak warga dunia terperangah.

Menurut laporan WHO, pada tahun 2012 diperkirakan 8,6 juta orang terjangkit TB dan 1,3 juta meninggal. Berdasarkan data WHO pula, Wilayah Asia Tenggara dan Kawasan Pasifik Barat secara kolektif menyumbang 58% dari kasus TB di dunia. Setengah dari negara dengan beban tertinggi TB berada di Asia Tenggara, Pasifik Barat dan Mediterania Timur yaitu 11 negara dari 22 negara dengan beban TB tertinggi. 

Minggu, 27 April 2014

Cici Testing : Sekolah Bernuansa Islam, Pilihan Aman Menyekolahkan Anak


Meski hari Minggu, pagi ini Cici telah siap dengan baju seragam putih merah plus jilbabnya. Semalam ia sudah bersiap dengan hafalan. 

Ada apa gerangan?
Seperti pernah dikisahkan di sini, hari ini Cici menjalani tes masuk ke Mts (kepanjangan dari Madrasah Tsanawiyah) yakni SLTP plus berciri khas Islam.  MTs di bawah naungan Pesantren Persis Tarogong ini menjadi pilihannya melanjutkan sekolah.

Ketika tiba di lokasi, puluhan kendaraan sudah memenuhi jalanan depan Kompleks Persis. Persis Tarogong terletak di Jl. Terusan Pembangunan no. 1. Jalan itu membelah lokasi sekolah menjadi dua.  Jadi kompleks TK/RA, Gedung Serbaguna, Masjid dan asrama putera terletak di sebelah Timur jalan sedangkan SDIT, MTs, Mualimin/MA, Masjid, Poliklinik dan asrama puteri ada di sebelah Barat jalan, sehingga lokasinya berhadapan, terbentang sepanjang kurang lebih 300 meter dengan luas areal tak kurang dari 6.000 meter persegi (sumber http://iappi.fr-bb.com/t125-pesantren-tarogong)

Sabtu, 19 April 2014

Obat TB Gratis, Kok. Sembuhkan, Yuk!

Meskipun termasuk jenis penyakit menular dan bisa mematikan, TB., dulu disebut TBC alias Tuberkulosis, bisa disembuhkan, lho. Hal ini dimungkinkan  dengan pengobatan yang tepat dan disiplin sesuai anjuran dokter. Jadi, tak perlu terlalu khawatir bila anggota keluarga kita terkena TB. Lagipula, siapa yang mau? Maksud saya, bilapun harus berobat, ikuti semua aturan minumnya supaya virus TB hilang dari tubuh penderita, begitu.

Dulu, orang yang kena TB. sering dikucilkan, sebab takut menjadi biang keladi penularan kuman. TB. menjadi  momok menakutkan, bukan hanya karena penyakitnya melainkan juga karena takut efek sampingnya, yaitu dijauhi orang. Kalau sudah begini, pantas saja pasien TB. sulit sembuh, sebab secara psikis ia merasa tak lagi diinginkan. Lagipula penyakit ini terlanjur identik dengan kekumuhan, tidak bisa menjaga kesehatan serta kurang gizi. Padahal siapapun, baik dari kalangan miskin atau berada, memiliki potensi terkena TB dengan berbagai sebab.

Selasa, 15 April 2014

ASUS Notebook Terbaik dan Favoritku




Dulu, kalau mau kutak-ketik (bukan otak-atik) atau internetan, saya suka pakai komputer portable. Atau bila sedang tidak dipakai, saya pinjem laptop suami. Namanya juga minjem, jadi bila menulis harus disimpan di flashdisk supaya tidak perlu repot ketika harus mempostingnya di komputer.

Tapi keadaan itu saya jalani dengan santai. Setiap kali suami menawarkan agar saya membeli laptop, tidak terlalu saya tanggapi, sebab toh saya masih bisa menggunakan komputer rumah. Sayang bila dibiarkan nganggur.

Senin, 14 April 2014

Winny Widyawati, Kartini Itu


Bagi saya, Kartini adalah perempuan yang teguh memperjuangkan mimpinya tanpa mengorbankan norma yang ia anut dan yakini. Apapun rintangannya tak menyurutkan langkah dan tekadnya. Maka setiap perempuan yang bertekad baja memperjuangkan keyakinannya, dialah yang menyimpan spirit Kartini dalam dadanya. Ranah apapun yang ia pilih.

Spirit itu saya temukan dalam sosok perempuan cantik dan lembut, Winny Widyawati.

Selasa, 08 April 2014

Besok, Saya Memilih ...

Sejatinya, bukan hanya besok, setiap hari setiap waktu manusia harus memilih. Pada hakikatnya hidup adalah proses memilih. Memilih untuk bersikap baik pada orang yang menyebalkan atau bersikap sama menyebalkannya dengan dia. Memilih untuk pergi menunaikan tugas atau menemani anak yang sakit. Memilih untuk makan sop ayam atau jajan bakso. Memilih untuk diam atau menjawab pertanyaan gak penting. Memilih untuk melawan atau menerima. Memilih melawan dengan keras atau dengan elegan. Memilih menerima dengan terpaksa atau menerima dengan ikhlas lalu melihat hasilnya.  See? Setiap hari manusia selalu dihadapkan pada keadaan 'kita harus memilih', bukan hanya dari dua pilihan, bisa pula lebih dari itu.

Maka, proses memilih adalah proses hidup itu sendiri. Bagian dari tanggung jawab yang harus dipikul oleh siapapun, sesuai kapasitas, kapabilitas serta keinsyafan seseorang akan konskuensi yang kelak dipikulnya. Seperti sebuah proses ijtihad dalam tataran fiqih. Ketika pilihan kita benar maka dapat pahala dua, bila pun salah setidaknya kita mendpat 1 pahala. Memilih, bisa dimasukkan dalam lingkup ibadah, sepanjang kita meniatkannya untuk itu. Bukankah sejatinya "tidak semata Allah ciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah"?

Minggu, 06 April 2014

TB? Dengan Mengenalnya, Kita Paham Penanganannya

Salah diagnosa?
Oh, No!

Saya tak hendak menyalahkan siapapun mengenai hal ini, sebab semua peristiwa ada hikmahnya. Ada yang disiapkan Allah untuk ditemukan, gerangan apa maksud sesuatu bisa terjadi.  Seburuk dan sebaik apapun yang kita alami dulu, buahnya akan kita petik hari ini. Pun yang kita jalani hari ini, akan kita dapatkan hasilnya di waktu yang akan datang, entah esok, minggu depan, bulan depan atau bertahun-tahun lagi, kita tak tahu.

Ini berkaitan dengan riwayat kesehatan saya ...
Sekitar 13 tahun yang lalu, saya divonis dokter menderita TBC, sekarang lebih populer dengan sebutan TB saja.